Pages

Kamis, 07 November 2013

GATRANEWS - KLIK GATRA BARU BICARA
GATRANEWS, Berita Politik dalam dan Luar Negeri // via fulltextrssfeed.com 
Save up to 30% on FB Ads

Facebook advertising done right. Manage and optimize your campaigns in a few clicks with AdEspresso. Fast, simple, free!
From our sponsors
Akbar: Indonesia Harus Protes Keras Australia dan AS
Nov 6th 2013, 13:22

Created on Wednesday, 06 November 2013 20:22 Published Date

Jakarta, GATRAnews - Ketua Pertimbangan Partai Golkar, Akbar Tandjung meminta pemerintah Indonesia melayangkan protes keras terhadap Australia, yang diduga telah menyadap percakapan para pejabat Indonesia.

"Saya kira, pemerintah harus mengambil langkah-langkah untuk menyampaikan protes dan kekecewaan terhadap tindakan Australia melakukan penyadapan terhadap pejabat-pejabat kita," tegas Akbar, usai menghadiri acara penyampaian sumpah jabatan Ketua dan Wakil Ketua Mahkamah Konstitusi (MK), Hamdan Zoelva dan Arief Hidayat, di Jakarta, Rabu (6/11).

Menurutnya, sebagai negara yang menghormasti hak-hak privacy, tentu penyadapan suatu tindakan yang melanggar norma-norma pergaulan bangsa-bangsa.

"Tidak hanya Australia, tapi kita juga melihat banyak juga protes yang disampaikan pada pememrintah Amerika, terhadap berbagai penyadapan yang dilakukan oleh intelijen Amerika terhada pejabat-pejabat negara di berbagai dunia," tandas Akbar.

Atas dasar itu, Akbar kembali menegaskan,  pemerintah harus mengambil langkah-langkah yang tegas untuk memperlihatkan ketidaksukaan dan kekecewaanya terhadap apa yang telah dilakukan oleh pemerintah Australia dan Amerika.

Saat disinggung, apakah penyadapan terhadap para pejabat Indonesia itu akibat kepemimpinan dan pemerintah negeri ini lemah, Akbar tak langsung membenarkan. "Saya kira tidak, hanya Australia saja. Maksudnya tidak hanya Indonesia saja kan,  negara lain kan melakukan, mengalami hal yang sama," ucapnya.

Namun demikian, imbuh Akbar, Indonesia harus bisa membuktikan, bahwa bangsa ini juga menyatakan ketidaksukaan terhadap tindakan Australian dan Amerika tersebur. "Apa pun nanti reaksinya, tapi kita harus meperlihatkan itu," tegasnya.

Menurutnya, pemerintah Indonesia tidak perlu ragu menyamapaikan kekecewaanya dan ketidaksukaan, serta protes keras atas penyadapan yang dilakukan Australia dan Amerika. (IS)

Berita Lainnya :

You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions