MILTON KEYNES – Kebersamaan Sebastian Vettel dan Mark Webber di bawah satu atap, tinggal menyisakan waktu setidaknya dua seri ke depan. Vettel pun mengumbar hubungan harmonis ke muka publik sebagai fakta yang terjadi di belakang layar Red Bull walau yang terdapat di khalayak umum adalah kebalikannya.
Ya, keduanya acap dianggap tak punya hubungan pertemanan dan bahkan, relasi kemitraan keduanya sempat memanas beberapa kali sejak musim lalu. Tapi Vettel coba mendinginkan suasana di mana sedianya, dia selalu berbagi respek dengan Webber.
"Kami selalu berbagi respek. Terutama di atas lintasan ketika bahkan kami sedang saling bertarung. Saya tak merasa (hubungan) kami kekurangan rasa hormat. Saya pikir, tiap-tiap dari kami saling menghormati mobil dan kemampuan masing-masing," ujar Vettel.
"Sebagai rekan setim selama lima tahun ini, kami juga saling mengenal satu sama lain dengan sangat baik. Artinya, kami sama-sama tahu kekuatan dan kelemahan masing-masing. Saya unggul saat tikungan dan sebaliknya, dia unggul di trek lurus," lanjutnya.
"Hubungan kami sangat, sangat dekat, mungkin lebih dekat dari yang disadari atau diingat orang lain. Saya menghargai itu dan oleh karenanya, saya punya rasa hormat yang sangat besar untuknya," tambah Vettel, seperti dinukil GPUpdate, Kamis (7/11/2013).
Memang jika urusan balapan, keduanya sangat "harmonis" seperti yang diulas Vettel di atas. Kendati demikian, tidak halnya bila sudah masuk ke pribadi masing-masing. Namun setidaknya, Vettel dan Webber tetap berlaku profesional dan berusaha tampil maksimal hingga menguntungkan tim di klasemen konstruktor dari musim ke musim.
"Tapi Anda juga harus jujur karena kami tak memiliki hubungan di level personal yang terbaik. Tapi pada akhirnya, kami sangat sukses sebagai tim, memenangkan empat gelar kontruktor beruntun dan bersama Mark, kami mencetak poin-poin tertinggi untuk tim," tutupnya.
(raw)