Pages

Sabtu, 09 November 2013

Sindikasi welcomepage.okezone.com
Berita-berita Okezone pada kanal welcomepage // via fulltextrssfeed.com 
Get Organized in Sales

Powerful sales CRM for small teams. Pipedrive organizes your sales pipeline and it is so easy to use that sales people just love it.
From our sponsors
Sekjen PPP: Partai Nasionalis Juga Tak Punya Ideologi yang Jelas
Nov 9th 2013, 02:16

KABAR PEMILU

Sabtu, 09 November 2013 09:16 wib

Fiddy Anggriawan - Okezone

Sekjen PPP M Romahurmuziy (Foto: Runi Sari/Okezone)Sekjen PPP M Romahurmuziy (Foto: Runi Sari/Okezone)

JAKARTA - Ketua Dewan Pertimbangan Partai Golkar Akbar Tandjung, mengkritik partai Islam yang ada di Indonesia, lantaran dianggap tidak memiliki ideologi yang jelas.

Hal tersebut seolah mengucilkan partai Islam. Menurut Sekretaris Jenderal Partai Persatuan Pembangunan (PPP), M Romahurmuziy, saat ini partai nasionalis juga tidak memiliki landasan ideologi yang konkrit.

"Sebenarnya ideologi  partai hari ini tidak ada yang jelas. Semua parpol, Islam dan nasionalis, hanya selesai pada tataran principle idelogy, tapi working ideology-nya nol besar," tegas pria yang akrab disapa Romy ini saat berbincang dengan Okezone, Jumat (8/11/2013) malam.

Romy menambahkan, masyarakat Indonesia saat ini sudah tidak mau lagi 'makan' ideologi. "Mereka lebih pragmatis," sambungnya.

Sementara itu, Romy tidak keberatan dengan usulan Akbar untuk menggabungkan semua partai Islam yang di Indonesia. Dia justru menegaskan, saat ini partai nasionalis sebetulnya sangat mengandalkan partai-partai Islam pada Pemilu 2014 mendatang.

"Soal bergabung itu mudah. Justru yang perlu khawatir adalah partai nasionalis. Jika parpol berbasis Islam gabung, mereka terancam tidak cukup memberangkatkan bakal calon presidennya lho," terangnya.

"Ini harus mereka hitung betul. Parpol-parpol nasionalis kan sudah pede majuin sendiri capresnya, maka pilihan mereka hanya ngajak partai tengah yang diisi parpol berbasis Islam," tuntas Ketua Komisi IV itu.

Sebelumnya, Akbar Tandjung mengkritik arah dan tujuan politik dari partai yang membawa ideologi, visi-misi, dan tujuan yang disesuaikan dengan ajaran Islam. Diakui Akbar, partai politik seolah tidak mampu menampakkan image atau citra dari sebuah partai Islam yang kemudian tertanam di masyarakat.

"Agak sulit parpol yang berbasis Islam, agak sulit menjelaskannya. Semua bilang rahmatan lil alamin, tapi spesifikasinya apa?" kata Akbar. (put)

Berita Selengkapnya Klik di Sini

You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions