ASIA TENGGARA
Sabtu, 09 November 2013 10:30 wib
Fajar Nugraha - Okezone
Topan Haiyan dilihat dari satelit (Foto: AFP)
MANILA - Jasad korban Topan Haiyan yang melanda Filipina dikabarkan bergelimpangan di jalan. Dikhawatirkan jumlah korban tewas akibat topan bisa mencapai lebih dari 100 jiwa.
"Mayat korban dikumpulkan di jalanan," ujar Deputi Direktur Jenderal Otoritas Penerbangan Sipil Filipina Kapten John Andrews, seperti dikutip Reuters, Sabtu (9/11/2013).
Topan Haiyan merupakan angin topan yang berkekuatan paling besar pernah melanda Filipina. Akibat badai, ribuan rumah dilaporkan mengalami kerusakan dan memicu terjadi jadinya banjir serta terputusnya lairan listrik.
Pemerintah Filipina memperkirakan sekira 750.000 warga terpaksa keluar dari rumahnya. Sementara jumlah korban tewas dikhawatirkan mencapai lebih dari 100 jiwa, meskipun belum ada jumlah pasti yang dikeluarkan pemerintah.
Menurut perkiraan cuaca, badai diperkirakan tengah mengumpulkan kembali kekuatannya di Laut China Selatan dan dalam jalur menuju Vietnam.
Pihak berwenang dan perusahaan komunikasi Filipina bekerja keras untuk memulihkan jalur komunikasi. Sementara 13 bandara terpaksa ditutup yang menyebabkan dibatalkannya 450 penerbangan domestik dan delapan penerbangan internasional. (faj)
Berita Selengkapnya Klik di Sini