Pages

Kamis, 26 September 2013

GATRANEWS - KLIK GATRA BARU BICARA
GATRANEWS, Berita Politik dalam dan Luar Negeri // via fulltextrssfeed.com 
Easy Voice Broadcasting

Upload Your Customer Contact List. Record Voice Messages. Click Call -- Reach Everyone In Seconds. Try CallFire For Free To See How Easy Calling Can Be.
From our sponsors
Walikota Sudah Kantongi Identitas Provokator Demo Lurah Susan
Sep 25th 2013, 22:45

Created on Thursday, 26 September 2013 05:16 Published Date

Jakarta, GATRAnews -  Aksi demo menentang Lurah Lenteng Agung, Susan Jasmine Zulkifli yang terjadi karena "berbeda keyakinan" dengan warga yang dipimpinnya kembali terjadi, Rabu (25/9). Meski hanya dilakukan sebagian kecil warga, unjuk rasa kali ini pendemo mengusung keranda mayat.

Walikota Jakarta Selatan, Syamsuddin Noor menegaskan telah mengantongi identitas provokator penggerak aksi demo yang menolak Susan Jasmine. Namun Syamsuddin mengaku tidak akan mengamankan oknum tersebut dalam waktu dekat ini. "Pastilah ada penggerak aksi itu, kita sudah mengantongi namanya. Dia dari orang situ juga, warga Lenteng Agung juga," terangnya saat ditemui di Balaikota Jakarta, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Rabu (25/9). 

Walai begitu, menurut Syamsuddin, aksi penolakan lurah Susan masih dalam taraf kewajaran karena tidak berbuat anarkis dan melakukan pengrusakan fasilitas publik. Untuk sementara bisa diatasi dengan dialog dan diskusi menyatukan pihak yang pro dan kontra dalam satu meja. Ia menambahkan sebagian pendemo yang menolak Lurah Susan Jasmine sebagian besar berasal dari luar Lenteng Agung.

Namun masih di seputaran Kecamatan Jagakarsa, Jakarta Selatan. "Sebagian berasal dari luar Lenteng Agung tapi masih Jagakarsa. Justru kalangan tua yang menerima, tapi kalangan muda yang menolak Bu Lurah," terangnya usai rapat dengan Basuki Tjahaja Purnama, Wakil Gubernur DKI Jakarta. Syamsuddin menambahkan, penolakan itu karena warga tidak sepaham dengan keyakinan yang dianut Susan Jasmine.

Hal itu, menurutnya tidak sesuai dengan peraturan karena yang ditugaskan oleh pemerintah untuk kepentingan masyarakat.  "Selama ini kinerja lurah baik-baik tidak terganggu mungkin secara psikologis iya, tapi dia masih menjalankan tugasnya dengan maksimal. Tapi kita akan terus lakukan pendekatan kepada mereka, termasuk tokoh ulama di sana," terang dia. (*/Zak)

Berita Lainnya :

You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions