BEKASI - Perjalanan hidup waria bernama Aming alias Bar-bar (30), warga Jalan Rajawali, Bekasi Selatan, Kota Bekasi harus berujung di jeruji tahanan Polsek Medansatria, Bekasi. Dia juga harus menanggung malu lantaran digunduli dan dihakimi warga.
Penyebabnya, dia bersekongkol dengan dua rekan kerjanya sesama waria untuk melakukan aksi perampokan di kawasan GOR Bekasi, Jalan Ahmad Yani, Bekasi Selatan.
Fachrudin (21), korban perampokan mengisahkan, Senin malam dirinya melintas di lokasi kejadian. Aming mencegatnya dan menawarkan pelayanan. "Awalnya tidak mau tapi dipaksa, malah ada satu banci lagi membantu," ungkapnya di Polsek Medansatria, Selasa (15/10/2013).
Karena takut dikepung tiga waria, Fachrudin memilih menghindar. Dia menjauh sekira beberapa meter dari sepeda motor yang dikendarainya. Tak dinyana, Aming tiba-tiba meminta sejumlah uang dengan sedikit ancaman. Di saat bersamaan dua rekan Aming menghampiri motor lalu membuka jok motor dengan kunci kunci kontak yang masih menempel. "Saya simpan uang di jok motor saya Rp3 juta, banci satu lagi mengambilnya," sesalnya.
Facrudin yang kesal langsung menangkap Aming lantas membawanya ke balai RW 8 Kalibaru Medan Satria dibantu warga sekitar. "Satu yang berhasil kami tangkap dua lagi melarikan diri," sambungnya.
Di balai RW Aming menjadi bulan-bulanan warga. Bogem mentah mendarat di beberapa bagian tubuh Aming. Sebagian lagi menggunduli waria tersebut. Setelah puas menghajar Aming, warga melaporkan kejadian tersebut ke Mapolsek Medan Satria.
Kini kasus tersebut dalam penanganan aparat Polsek Medansatria.
(ded)