Polisi menahan supir dan kondektur bus yang terbakar di Andhra Pradesh, India.
Setidaknya 42 orang meninggal dunia setelah sebuah bus mewah yang mereka tumpangi terbakar di Andhra Pradesh, India.
Polisi mengatakan bus tersebut membawa penumpang lebih dari 50 orang dan sedang melakukan perjalanan dari kota Bangalore menuju Hyderabad, ibu kota Andhra Pradesh saat insiden itu terjadi pada Rabu subuh.
Ada tujuh orang termasuk supir yang berhasil selamat dari peristiwa itu.
Polisi mengatakan gesekan yang terjadi antara gorong-gorong dengan tabung bahan bakar telah mengakibatkan kebakaran pada kendaraan tersebut.
"Tanki diesel bus meletus dan kemudian muncul api. Sebelum penumpang menyadari apa yang tengah terjadi, api telah memakan badan bus tersebut," kata warga desa yang menyaksikan peristiwa itu kepada harian The Hindu.
Penumpang bus kebanyakan tengah tertidur saat kebakaran itu terjadi.
Sejumlah penumpang dan awak bus yang selamat berhasil keluar setelah memecahkan kaca bus naas tersebut.
Juru Bicara Polisi Lokal, Venkateshwarlu mengatakan kepada kantor berita AFP bahwa mereka telah menangkap supir dan kondektur bus yang mencoba melarikan diri setelah berhasil selamat dari kebakaran bus tersebut.
Sementara tiga penumpang lain yang selamat saat ini menjalani perawatan di rumah sakit.
Pada tahun 2008 sebuah kebakaran bus penah terjadi di Uttar Pradesh dan menewaskan 60 orang.
Kasus terakhir memperburuk catatan kecelakaan lalu lintas di India.
Bira Data Kejahatan Nasional mengatakan lebih dari 130.000 orang tewas dalam kecelakaan di jalan raya India pada tahun 2011.
Wartawan mengatakan kecelakaan bus merupakan sesuatu yang biasa terjadi di India dan kerap daikibatkan karean buruknya perawatan kendaraan, kelebihan muatan dan cara mengemudikan yang ceroboh.