| Kurang Tidur Diganti Tidur Ekstra di Hari Lain, Bermanfaatkah? Oct 15th 2013, 11:25 Qalbinur Nawawi - Okezone Selasa, 15 Oktober 2013 18:25 wib 
Tidur, ( Foto: Youqueen) TIDUR ekstra saat akhir pekan untuk menebus kurang tidur di hari sebelumnya banyak dilakukan orang. Tapi tahukah Anda bahwa tidur esktra mungkin tak menghapus semua "kerusakan" selama kurang tidur saat hari kerja? Ya, hasil penelitian terbaru dari Penn State University menemukan bahwa seseorang mungkin membutuhkan lebih dari dua hari untuk mendapatkan diri kembali ke 100 persen fit setelah kurang tidur selama hari kerja. Untuk hasil penelitian itu, peneliti menginstruksikan responden untuk bangun dua jam sebelumnya di luar kebiasaan selama seminggu. Kemudian ditemukan data bahwa munculnya tanda-tanda kurang tidur seperti peningkatan kantung di siang hari, kinerja buruk dan munculnya tanda-tanda peradangan. Untungnya, salah satu akhir pekan ekstra tidur sebanyak 10 jam bisa menghapus sebagian besar kerusakan itu. Meski responden sudah mengambil tidur ekstra, mereka masih tampil buruk pada tes kewaspadaan. Demikian seperti dilansir Mensfitness. Peneliti mengatakan bahwa hasil penelitian itu penting diketahui orang-orang, terutama mereka menjalani aktivitas memakai kendaraan, mengoperasikan peralatan berbahaya, atau bekerja di tempat-tempat seperti rumah sakit atau ruang dokter, agar mereka jauh dari risiko musibah itu. Penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Physiology - Endocrinology and Metabolism, juga menemukan bahwa tingkat hormon stres kortisol tak berubah karena kurang tidur. Namun, tidur tambahan di akhir pekan membuat turun. (ind) | |