INFOHAJI
Selasa, 15 Oktober 2013 01:41 wib
Kemas Irawan Nurrachman - Okezone
Jamaah calhaj berrangkat ke Muzdalifah (Foto: Kemas/Okezone)
ARAFAH - Jamaah calon haji asal Indonesia bergerak ke Musdalifah, setelah satu hari bermalam di Arafah. Di Musdalifah, jamaah akan mengambil kerikil berjumlah 49 biji untuk digunakan melempar jumrah pada 10-13 Zulhijah.
Pantauan Okezone, satu per satu jamaah menaiki bus yang disiapkan Naqobah atau Organda Arab Saudi, Senin (14/10/2013) malam.
Seperti di Maktab 7, masing-masing ketua kloter mendahulukan orang tua, jamaah sakit, dan jamaah lansia. Saat bus penuh, jamaah pun diminta tidak menaiki bus. Jamaah yang muda diminta berdiri dan memberi kesempatan jamaah lansia untuk naik.
Sementara itu, Direktur Pelayanan Haji Kementrian Agama, Sri Ilham Lubis, mengatakan, perjalanan menuju Arafah-Mina menggunakan bus berukuran kecil.
"Jarak yang tidak jauh dan menghindari kemacetan, Naqobah mengurangi bus yang akan mengangkut jamaah. Jika saat mengantar jamaah dari pemondokan-Arafah menggunakan 22 bus, kini menjadi 9 bus," kata Sri kepada Media Centre Haji.
"Namun, jumlah perjalanan bus ditingkatkan menjadi 7-9 kali pemberangkatan. Satu bus berisi 49 jamaah dan bisa mengangkut jamaah yang berdiri," lanjutnya.
Untuk menghindari kepadatan dan penumpukan jamaah, Naqobah juga menambah angkutan berupa city bus yang bisa mengangkut 60 jamaah setiap pemberangkatan.
"Jamaah diimbau untuk tidak menunggu terlalu lama di shelter, karena saat bus siap baru jamaah dipanggil untuk masuk ke dalam bus," tandasnya.
(tbn)
Berita Selengkapnya Klik di Sini