NEWS KAMPUS
Senin, 21 Oktober 2013 10:21 wib
Bramantyo - Okezone
Ilustrasi. (Foto: okezone)
SOLO - Beasiswa Bidikmisi sampai saat ini diakui memang belum cair. Informasi dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) sedang dalam proses pencairan.
"Kami tentu saja kasihan dengan mahasiswa yang bergantung pada beasiswa Bidikmisi kalau sampai terlambat. Karena mereka memang mengandalkan untuk mencukupi beaya pendidikan maupun biaya hidup sehari-hari," ujar Rektor Institut Seni Indonesia (ISI) Solo Prof Dr. Sri Rochana Widyastutieningrum kepada wartawan, di Rektorat ISI Solo, Jawa Tengah, Senin (21/10/2013).
Menurut Rochana, sebetulnya ISI Solo sudah berkali-kali menanyakan kepada Kemendikbud perihal pencairan beasiswa Bidikmisi. Pasalnya, bulan ini sudah berada di pertengahan Oktober 2013. Dengan kata lain, memang telah terjadi keterlambatan dari pusat.
Namun demikian, sejauh ini menurut Rektor ISI Solo, belum ada mahasiswa yang mengeluh langsung pada pimpinan, tetapi keluhan mahasiswa umumnya disampaikan ke pembimbing akademiknya masing-masing.
Rochana yang belum sebulan memegang tampuk pimpinan di ISI Solo menambahkan, untuk membantu mahasiswa penerima Bidikmisi dalam mengantisipasi keterlambatan pencairan, maka ISI berupaya membentuk tabungan dana pendidikan sejak awal.
Tujuannya untuk mewadahi dana Bidikmisi yang tersisa supaya bisa digunakan sebagai dana tambahan dalam memasuki tugas akhir (TA) mahasiswa nantinya. Sebab, banyak dari mahasiswa yang merasa kesulitan dalam mencari dana terutama menjelang kelulusan dan mengingat biaya TA tidaklah sedikit.
Sementara itu, selama ini beasiswa Bidikmisi yang diterima sejumlah Rp6 juta per semesternya. Sebesar Rp3,6 juta di antaranya ditujukan untuk biaya hidup, sedangkan Rp2,4 juta sisanya digunakan untuk biaya pendidikan.
"Karena biasa hidup di Solo relatif murah, maka sisa biaya pendidikan kemudian disimpan dalam tabungan dana pendidikan. Bagi mahasiswa lama yang kesulitan beasiswanya belum cair, maka bisa mempergunakan tabungan itu," jelasnya. (ade)
Berita Selengkapnya Klik di Sini