FISKAL & MONETER
Minggu, 06 Oktober 2013 08:43 wib
Martin Bagya Kertiyasa - Okezone
Presiden SBY. (Foto: Koran SI)
NUSA DUA - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) akhirnya membuka forum APEC CEO Summit di Bali. Dalam sambutannya, Presiden SBY memparkan beberapa masalah yang saat ini dihadapi oleh perekonomian APEC.
Presiden SBY mengungkapkan, pertumbuhan ekonomi global pada 2013 ini telah menunjukkan perubahan dinamika yang berbeda. Dia menjelaskan, saat ini perkembangan antara negara maju dengan berkembang muali berbalik.
"Negara maju mengalami pemulihan dan menunjukkan pertumbuhan positif, sedangkan negara berkembang, termasuk Brasil, Rusia, India, China dan Korea Selatan (BRICS), menghadapi perlambatan," katanya saat pembukaan APEC CEO Summit di Bali International Convention Center (BICC), Bali, Minggu (7/10/2013).
Da melanjutkan, hal ini juga berlaku untuk kawasan APEC. Di beberapa negara maju APEC, negara maju mulai mendapatkan kekuatan untuk bertumbuh. "Sementara itu, negara-negara berkembang APEC perlu momentum lebih lanjut untuk pertumbuhan," jelas dia.
Oleh karenanya, dia mengajak para CEO dan pimpinan dunia untuk mencermati masalah ini. Pasalnya, tanpa dukungan sektor swasta, maka pertumbuhan ekonomi sangat sulit untuk didorong.
"Dalam APEC CEO Summit ini, juga merupakan kesempatan kita untuk menunjukkan pertumbuhan sektor swasta di wilayah kami, yang cukup fenomenal," katanya.
()
Berita Selengkapnya Klik di Sini