
Protes di Hong Kong dipicu oleh langkah pemerintah menolak izin stasiun televisi.
Ribuan orang turun ke jalan di Hong Kong, hari Minggu (20/10), untuk memprotes apa yang mereka sebut minimnya transparansi dan akuntabilitas pemerintah.
Polisi mengatakan demonstrasi diikuti oleh 20.000 orang sementara penyelenggara aksi mengatakan jumlah peserta mencapai 120.000.
Aksi protes dipicu oleh penolakan pemerintah mengeluarkan izin operasional stasiun televisi Hong Kong Television Network pekan lalu.
Sejumlah pihak mendesak pemerintah untuk memberikan penjelasan secara terbuka mengapa izin untuk stasiun televisi ini tidak dikeluarkan.
Penyelenggara aksi, Kristine Chan, dari organisasi Hong Kong Free TV Action, mengatakan warga Hong Kong kecewa dengan langkah pemerintah.
"Rakyat marah dengan keputusan itu karena pemerintah tidak banyak memberikan pilihan (tayangan) televisi yang tidak berbayar. Mereka mencoba memonopoli industri dengan membatasi izin," kata Chan kepada kantor berita Associated Press.
Lawrence Lau, warga Hong Kong yang ikut berdemonstrasi mengatakan, "Mereka tak punya solusi untuk membuat keputusan yang adil. Mereka selalu menekan rakyat Hong Kong dan mencoba mendukung pemerintah di Beijing."
Seorang juru bicara pemerintah Hong Kong mengatakan berbagai pertimbangan untuk tidak mengeluarkan izin, sesuai dengan peraturan yang berlaku, tidak bisa diumumkan kepada publik.