Pages

Rabu, 23 Oktober 2013

BBCIndonesia.com | Berita
// via fulltextrssfeed.com 
Curious about the benefits of meditation?

In just a few minutes daily, this course will teach you how to relax and relieve stress. Even with a full schedule, you will want to make time for this!
From our sponsors
Australia berencana naikan batas utang
Oct 23rd 2013, 07:33, by BBC Indonesia

Dollar Australia

IMF memperkirakan utang Australia sekitar 30% dari GDP pada tahun ini.

Australia mengatakan berencana untuk meningkatkan batas utang hingga mencapai dua pertiga sebagai antisipasi jika menghadapi krisis fiskal di masa mendatang.

Pemerintah konservatif yang baru terpilih berupaya untuk meningkatkan batas utang menjadi A$500 milliar.

Batas utang Australia diperkirakan mencapai A$300 milliar pada Desember.

Menteri Keuangan Joe Hockey mengatakan dia ingin menghindari krisis yang serupa dengan kondisi darurat fiskal yang dialami AS.

"Batas utang harus ditetapkan sebagai upaya untuk menyediakan ruang untuk memastikan stabilitas dan kepastian untuk pasar keuangan mengenai kapasitas pemerintah untuk membiayai operasional," jelas Hockey.

"Kita tak butuh melihat lebih jauh dari apa yang terjadi di AS akhir-akhir ini untuk menyadari bagaimana pentingnya stabilitas dan kepastian agar percaya diri."

Awal bulan ini, Klik sebagian operasional pemerintah AS tutup selama 16 hari setelah Partai Demokrat dan Republik tidak dapat mencapai kesepakatan mengenai anggaran negara dan meningkatkan batas utang.

Situasi tersebut dapat diatasi pekan lalu setelah Klik Kongres mengetok palu untuk menyetujui kesepakatan batas utang sementara sampai akhir pekan pertama Februari 2014.

Bagaimanapun, pasar finansial terpengaruh oleh kebuntuan politik di AS, yang menyebabkan negara tersebut mendekati kemungkinan gagal membayar utangnya.

Pengumuman pemerintah tersebut hanya sedikit mempengaruhi pasar finansial di Australia.

Surat utang pemerintah Australia populer dikalangan investor karena memiliki peringat kredit AAA. Artinya investasi yang paling aman, menurut lembaga peringkat utang yang memantau risiko berkaitan dengan pinjaman pemerintah, dan juga perusahaan.

Pada saat yang sama, total utang Australia, menunjukan persentase GDP, yang relatif rendah dibandingkan dengan negara maju lainnya.

Menurut Dana Moneter Internasional IMF, utang Australia diperkirakan sekitar 30% dari GDP nya pada tahun ini, dibandingkan dengan Inggris yang mencapai 92% atau AS hampir 106%.

You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions