SAHAM DAN VALAS
Kamis, 24 Oktober 2013 08:45 wib
Martin Bagya Kertiyasa - Okezone
Ilustrasi. (Foto: Dede/Okezone)
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil menguat, di tengah pelemahan saham-saham di Asia. Pada perdagangan hari ini, IHSG akan dipengaruhi data-data makro ekonomi Indonesia.
Sinarmas Sekuritas dalam risetnya mengungkapkan, secara teknikal IHSG diprediksi akan bergerak mixed di kisaran 4.515-4.594. Selain itu, pergerakan IHSG juga masih menanti data-data makro ekonomi di Amerika Serikat (AS).
"Data import AS yang tetap stagnan dari bulan lalu di level 0,2 persen mom dan dinantikannya data initial jobless claims dan trade balance AS nanti malam akan memberikan sentimen terhadap pergerakan indeks," kata riset tersebut, Kamis (24/10/2013).
Pada perdagangan kemarin, IHSG naik sebanyak 33,756 poin atau 0,75 persen ke 4.546,499. Sebanyak 169 saham yang naik, 80 saham yang mengalami koreksi, dan 95 saham yang stagnan. Indeks LQ45 naik 5,689 poin 0,75 persen ke 764,116.
Sektor–sektor perdagangan di zona hijau adalah sektor konstruksi naik 2,53 persen, sektor consumer goods naik 1,49 persen, dan sektor industri dasar naik 1,45 persen. Sektor-sektor perdagangan di zona merah adalah sektor infrastruktur turun 0,31 persen, dan sektor infrastruktur turun 0,31 persen.
Total perdagangan kemarin sebanyak Rp7,217 triliun, sementara aksi beli asing sebesar Rp972 miliar. Indeks Straits Times jatuh 0,22 persen. Indeks Hang Seng merosot 1,36 persen. Indeks Nikkei berkurang 1,95 persen. Indeks Shanghai terkikis 1,25 persen. ()
Berita Selengkapnya Klik di Sini