
Kebakaran di negara bagian New South Wales ini diklaim yang paling parah dalam 40 tahun terakhir.
Keadaaan darurat akibat kebakaran diumumkan negara bagian New South Wales di Australia di tengah upaya besar-besaran untuk menaklukkan api yang telah melumat lebih dari 200 rumah di wilayah ini.
Pengumuman ini disampaikan seiring makin parahnya situasi yang ditandai dengan meningkatnya suhu udara dan kecepatan angin yang diperkirakan justru akan makin mempercepat menyebarnya api dalam beberapa hari nanti.
Wilayah Blue Mountains, di barat kota Sydney, merupakan daerah yang paling parah jadi korban kebakaran ini dimana si jago merah masih mengamuk tak terjinakkan.
Kebakaran ini menurut aparat setempat adalah yangKlik terburuk dalam 40 tahun terakhir.
Perdana Menteri New South Wales Barry O'Farrell mengatakan pernyataan darurat ini akan memberikan keleluasaan pada pekerja pemadam untuk menjalankan tugasnya selama 30 hari ke muka termasuk jika dipandang perlu memutus pasokan gas dan listrik.
"Kami bersiaga menghadapi situasi terburuk namun berharap mendapat hasil terbaik," kata O'Farrel.

Kecepatan angin dan suhu tinggi seperti dalam foto satelit diperkirakan akan memperburuk situasi.
Klik Ratusan keluarga kehilangan tempat tinggal akibat bencana ini dan satu korban meninggal dunia diduga karena serangan jantung saat mencoba menyelamatkan rumahnya.
Seorang juru bicara petugas pemadam kebakaran menyatakan: "Kami paham soal betapa gawatnya bencana ini karena bisa jadi nanti menyebar hingga ke titik bawah Sydney. Jelas ini salah satu kekhawatiran kami."
Setelah beberapa hari sempat mendingin, suhu udara diperkirakan akan kembali memanas Minggu (20/10) siang dan berlanjut hingga Senin dan Selasa.
Kemungkinan suhu udara tertinggi akan memuncak Rabu, katanya.