Pages

Jumat, 30 Agustus 2013

GATRANEWS - KLIK GATRA BARU BICARA
GATRANEWS, Berita Politik dalam dan Luar Negeri // via fulltextrssfeed.com 
Want new traffic sources?

Download a copy of our complimentary eBook today, and read about sources that most marketers are not aware of.
From our sponsors
Pertamina Segera Buka Tender Pembangunan Kilang Tuban dan Balongan
Aug 29th 2013, 02:13

Created on Thursday, 29 August 2013 09:13 Published Date

Kilang Balongan (REUTERS/Dadang Tri)Jakarta, GATRAnews - Pembangunan kilang pengolahan bahan bakar minyak (BBM) akan dilakukan melalui proses tender terbuka secara internasional karena persoalan insentif fiskal proyek tersebut belum tuntas.

Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Karen Agustiawan di Jakarta, Rabu, mengatakan, melalui proses tender terbuka itu diharapkan didapat permintaan insentif fiskal yang paling rendah.

"Siapapun bisa ikut tender, termasuk investor Kuwait dan Arab Saudi," katanya Seperti dikutip Antara.

Meski pembangunan kilang pengolahan BBM ditenderkan, ia menjelaskan, kerja sama pembangunan kilang dengan investor Kuwait (Kuwait Petroleum Corporation/KPC) dan Arab Saudi (Saudi Aramco Asia Company Limited) tetap berjalan.

"Tidak batal. Tapi, nanti kalau ada tender internasional silahkan ikut, tidak terbatas," ujarnya.

Karen juga mengatakan bahwa kilang terakhir yang dibangun dan dioperasikan Pertamina pada 1994 berlokasi di Balongan, Indramayu, Jawa Barat. 

Saat itu kilang-kilang yang dibangun digunakan untuk mengolah jenis minyak ringan (sweet crude) sementara kilang-kilang yang sekarang sebagian besar digunakan untuk minyak mentah berkadar sulfur tinggi (sour crude). 

"Akibatnya, kita kalah bersaing dengan kilang di luar negeri," kata Karen.

Pembangunan sejumlah kilang baru diharapkan bisa meningkatkan daya saing, katanya.

Pertamina berencana membangun dua kilang baru berkapasitas masing-masing 300.000 barel per hari. BUMN itu menggandeng investor KPC dan Saudi Aramco.

KPC meminta insentif untuk membangun kilang tersebut namun Kementerian Keuangan menolak permintaan insentif KPC karena dinilai terlalu berlebihan.

KPC rencananya akan membangun kilang di Balongan, Indramayu, sementara Saudi Aramco akan membangun kilang di Tuban, Jawa Timur.

Kilang Balongan ditargetkan memproduksi BBM sebesar 9,6 juta kiloliter dan Tuban 8,29 juta kiloliter. (Dh)

Berita Lainnya :

You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions