Pages

Kamis, 29 Agustus 2013

BBCIndonesia.com | Berita
// via fulltextrssfeed.com 
Ready to move beyond the basics?

Enroll in this advanced DSLR course to explore more creative scenarios, image editing, and videography.
From our sponsors
Kehidupan di bumi mungkin berasal dari Mars
Aug 29th 2013, 04:03, by BBC Indonesia

Planet Mars

Sulit untuk hidup di Mars saat ini, tapi miliaran tahun lalu kondisinya mungkin berbeda

Kehidupan mungkin dimulai di Mars sebelum tiba di Bumi, demikian pernyataan seorang ilmuwan di sebuah konferensi sains.

Riset terbaru mendukung gagasan bahwa Planet Merah itu sebenarnya tempat yang lebih baik bagi mahluk biologis miliaran tahun silam dibandingkan dengan bumi saat itu.

Buktinya ada dalam pembentukan molekul kehidupan pertama.

Rincian teori ini dipaparkan oleh Prof Steven Benner pada Goldschmidt Meeting di Florence, Italia.

Para ilmuan sejak lama berusaha mengetahui bagaimana atom bisa membuat tiga komponen molekul penting pertama yang dibutuhkan organisme hidup yaitu RNA, DNA dan protein.

"Semakin banyak bukti bahwa kita semua adalah mahluk Mars; bahwa hidup berasal dari Mars dan tiba di bumi dalam bentuk batu"

Prof Steven Benner Westheimer Institute for Science and Technology

Molekul yang membentuk materi genetik jauh lebih kompleks dibandingkan dengan kimia (karbon) organik "pra-biotik" primordial yang diduga muncul di bumi lebih dari tiga miliar tahun lalu dan RNA (ribonucleic acid) adalah yang pertama terbentuk.

Namun, RNA membutuhkan mineral tertentu yang tidak ada di bumi tapi banyak terdapat di Mars, menurut Prof Benner dari Westheimer Institute of Science and Technology di Gainesville, AS.

Hal itu bisa mengindikasikan bahwa kehidupan berawal di Planet Merah sebelum pindah ke bumi melalui meteorit, tambahnya.Gagasan tersebut sebelumnya pernah dicetuskan ilmuwan lain tetapi mereka tidak bisa memberikan bukti dan ide Prof Benner memberikan aspek baru pada teori bahwa manusia sesungguhnya merupakan mahluk Mars.

Mars diduga dulu memiliki lingkungan yang lebih kering dan hal itu merupakan faktor penting bagi terciptanya kehidupan.

"Mars jauh lebih kering dari Bumi dan lebih teroksidasi. Semakin banyak bukti bahwa kita semua adalah mahluk Mars; bahwa kehidupan dimulai dari Mars dan datang ke Bumi melalui batu," kata dia.

"Kita sangat beruntung karena bisa berakhir di sini, jika nenek moyang hipotetis kita tetap tinggal di Mars, mungkin tidak akan pernah ada cerita untuk dikisahkan."

You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions