Pages

Sabtu, 31 Agustus 2013

BBCIndonesia.com | Berita
// via fulltextrssfeed.com 
Curious about the benefits of meditation?

In just a few minutes daily, this course will teach you how to relax and relieve stress. Even with a full schedule, you will want to make time for this!
From our sponsors
Kerry: serangan Suriah membunuh ribuan
Aug 31st 2013, 02:08, by BBC Indonesia

john kerry

AS menilai tidak akan ada bukti baru yang ditemukan oleh tim penyidik PBB di Suriah.

Menteri Luar Negeri Amerika Serikat, John Kerry menuduh pasukan pemerintah Suriah membunuh 1.429 orang dengan menggunakan senjata kimia di ibukota Damaskus pekan lalu.

Kerry mengatakan diantara jumlah itu, 426 adalah anak-anak. Dia menggambarkan serangan sebagai "kengerian yang tidak dapat dibayangkan".

Presiden Barack Obama mengatakan AS mempertimbangkan sebuah "tindakan yang terbatas" sebagai tanggapan atas kejadian tersebut.

Suriah membantah pernyataan Kerry dan menyebutnya "penuh kebohongan". Mereka bersikeras kaum pemberontak yang melakukan Klik serangan senjata kimia itu.

Kantor berita yang dikelola negara, Sana, mengatakan Kerry, yang mengungkap penilaian intelijen AS itu, menggunakan "data berdasarkan cerita lama yang diterbitkan oleh teroris lebih dari sepekan lalu."

Sementara itu, AS mengatakan penilaian itu didukung oleh catatan dari petugas medis, saksi mata, wartawan, video, dan ribuan laporan di sosial media.

Klaim temuan intelijen AS

  • Serangan pada 21 Agustus menewaskan 1.429 orang, termasuk 426 anak-anak.
  • Personil militer Suriah yang menggunakan senjata kimia sudah beroperasi di daerah tersebut dalam tiga hari sebelum serangan.
  • Bukti satelit menunjukkan roket diluncurkan dari wilayah yang dikontrol pemerintah 90 menit sebelum adanya laporan pertama serangan kimia.
  • 100 video terkait menunjukkan gejala serangan yang konsisten dengan paparan senjata kimia yang menyerang saraf.

Inspektur senjata kimia dari Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Klik melakukan penyelidikan atas tuduhan serangan gas. Mereka akan segera menyampaikan temuan awal pada PBB setelah mereka meninggalkan Damaskus pada Sabtu (31/08).

Namun Kerry mengatakan AS telah memiliki fakta dan tidak ada laporan dari inspektur PBB yang akan memberikan fakta baru.

Dia menggarisbawahi bukti dalam laporannya bahwa pasukan pemerintah menghabiskan tiga hari di sebelah timur Damaskus mempersiapkan serangan.

"Kami tahu roket datang hanya dari wilayah yang dikontrol oleh rezim dan mendarat hanya di area yang diduduki oposisi," katanya.

"Semua hal yang kita ketahui, komunitas intelijen AS memiliki keyakinan yang tinggi."

Kerry menyebut Presiden Assad sebagai "preman dan pembunuh" namun mengatakan respon apapun yang dilakukan AS akan secara seksama diukur dan tidak akan melibatkan proses yang berlarut-larut seperti Irak atau Afghanistan.

Akan tetapi, Klik Dewan Keamanan PBB tampaknya tidak akan mengizinkan intervensi militer apapun karena Russia merupakan sekutu dekat pemerintahan Suriah.

Rusia dan Cina telah melakukan veto atai menolak dua usulan resolusi di Suriah.

You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions