Created on Monday, 08 July 2013 19:05 Published Date

Jakarta, GATRAnews - Ketua Majelis Ulama Indonesia Ma'ruf Amin mengatakan masyarakat harus mengikuti ketentuan awal puasa Ramadhan yang ditetapkan oleh pemerintah. "Perbedaan awal Ramadhan sebelum penetapan oleh pemerintah boleh saja terjadi, namun kalau sudah ditetapkan, ya harus mengikuti pemerintah," ujar Ma'ruf Amin pada Sidang Itsbat di Jakarta, Senin.
Ma'ruf mengatakan pemerintah menggunakan dua kriteria untuk menentukan awal puasa Ramadhan, yaitu dengan metode melihat hisab dan rukiyat.
Menurut Ma'ruf, seperti dikutip Antara, metode yang paling mungkin digunakan adalah rukiyat, yaitu aktivitas mengamati hilal atau penampakan bulan sabit yang nampak pertama kali setelah terjadinya ijtimak.
Saat berita ini diturunkan Kementerian Agama masih menggelar Sidang Itsbat untuk menentukan awal Ramadhan 1434 H yang dihadiri perwakilan negara sahabat dan beberapa ormas Islam yang dimulai sejak pukul 17.00 WIB. Sidang tersebut dipimpin oleh Menteri Agama Surya Dharma Ali didampingi Wakil Menteri Agama Nasaruddin Umar. (DH)