Pages

Minggu, 18 Mei 2014

Sindikasi welcomepage.okezone.com
Berita-berita Okezone pada kanal welcomepage 
Food is Your Best Medicine

The natural approach to cancer, heart disease, obesity, and other chronic conditions.
From our sponsors
Errani Pupus 30 Tahun Penantian Final
May 17th 2014, 17:05

Roma Master 2014

Minggu, 18 Mei 2014 00:05 wib | Arief Hadi Purwono - Okezone

Sara Errani saat memukul balik bola melawan Jelena Jankovic (Foto: REUTERS)Sara Errani saat memukul balik bola melawan Jelena Jankovic (Foto: REUTERS) ROMA – Terakhir kali petenis Italia menapaki final Roma Master 2014, yakni pada tahun 1976 oleh Adriano Panatta. Ya, penantian panjang publik Italia pun akhirnya terbayarkan dengan masuknya Sara Errani ke final, setelah mengalahkan Jelena Jankovic dengan skor 6-3 7-5.
 
Petenis cantik berusia 27 tahun itu, memenangkan pertandingan dua set langsung melawan Jankovic yang menempati peringkat tujuh tenis dunia. Meski begitu, pertandingan tak berjalan mudah karena Jankovic memberikan perlawanan di set kedua, hingga pertandingan berlangsung hingga tie-break sebelum akhirnya Errani menutup set dengan kemenangan 7-5.
 
Jankovic pun coba membeberkan permainan Errani yang tak pernah memberinya kesempatan, sekaligus mengakui dukungan tuan rumah sangat berpengaruh di balik kekuatan Errani yang tampil hampir tanpa celah.
 
"Errani tak memberikan Anda free points. Ia terus membuat Anda memukul bola, lagi dan lagi, dan saya harus lebih mendekat ke net untuk menyelesaikan pukulan tersebut. Namun ketika saya melakukan hal tersebut, saya menang, namun ketika saya berhenti, Errani mengambil kesempatan," ujar Jankovic, diberitakan Tennis, Sabtu (17/5/2014).
 
"Suporter berada di belakang Errani sepanjang pertandingan, namun itu normal terjadi, dia pemain lokal. Saya berusaha fokus, namun dia lebih baik hari ini," lanjutnya.
 
Dukungan tuan rumah pun dirasakan Errani yang berharap dapat memenangkan turnamen untuk kali pertama, setelah Raffaella Reggi memenangkannya pada tahun 1985 di Taranto. Errani juga menjadikan kehadiran rekannya, Roberta Vinci, serta kedua orang tua dan saudara laki-lakinya di pertandingan sebagai motivasi khusus, saat bermain.
 
"Ada beberapa momen ketika saya pikir saya gagal, namun dukukan fans sangat besar kepada saya. Memiliki mereka (Vinci, orang tua dan saudara laki-laki) adalah kuncinya. Mereka memberikan saya motivasi ekstra, jadi saya tidak bermain untuk diri sendiri, melainkan untuk mereka dan inilah yang menguatkan saya," tambah Errani.
 
Di final, Errani akan menunggu pemenang pertandingan Serena Williams kontra Ana Ivanovic yang baru akan bermain dini hari nanti atau Minggu dini hari.
(fir)

Download dan nikmati kemudahan mendapatkan berita melalui Okezone Apps di Android Anda.

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers.

You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions