Peserta UN di SMK Bhineka Nusantara Desa Leuwi Malang Kabupaten Bogor mengerjakan ujian di ruang kelas berdinding triplek dan beratapkan seng. (Foto: Yudhi M/Okezone) BOGOR - Masih ada siswa yang menjalani ujian nasional (UN) dalam kondisi memprihatinkan. Contohnya, puluhan siswa dari SMK Bhineka Nusantara Desa Leuwi Malang Kabupaten Bogor ini.
Ada 60 siswa kelas XII yang mengikuti UN di lokasi yang kurang layak. Mereka menempati kelas dengan dinding yang terbuat dari triplek dan beratapkan seng. Kursinya pun terlihat sederhana dengan berbahan dasar kayu. Penerangan di dalam ruangan juga minim, sehingga terlihat sedikit gelap.
Namun, kondisi tersebut tidak melunturkan semangat siswa untuk menjalani UN. Menurut Kepala Sekolah SMK Bhineka Nusantara, Edi Rosadi, kondisi kelas sebelumnya lebih rusak dari yang sekarang ini. Dia menyebut, para siswanya terpaksa menjalani UN di kelas sementara tersebut karena sekolah sedang membangun ruang kelas utama.
"Sebelumnya kami menumpang di sekolah lain. Sekarang pindah ke tempat baru sejak Januari 2014," jelasnya saat ditemui Okezone, Selasa (15/4/2014)
Salah satu siswa yang menjalani UN, Delatri Wibowo, mengatakan, meski dalam keadaan kelas yang kurang layak, dia tidak terpengaruh dan merasa nyaman mengikuti UN.
"Saya fokus di UN ini dan tetap berkonsentrasi. Walapun kemarin agak kesuitan mengerjakan soal Bahasa Indonesia," tukasnya. (rfa)
Download dan nikmati kemudahan mendapatkan berita melalui Okezone Apps di Android Anda.