DEPOK - Sejumlah kader PPP di Depok mengekspresikan bentuk kekecewaan mereka atas keputusan pengurus pusat memecat beberapa pengurus dengan cara memasang bendera PPP setengah tiang di beberapa ruas jalan di Kota Depok.
Di antaranya di ruas Jalan Raya Muchtar dan Jalan Raya Parung-Ciputat, Kota Depok. "Ini merupakan bentuk keprihatinan kami atas sikap DPP PPP. Mereka bertindak semaunya tanpa menempuh jalan musyawarah seperti yang diajarkan di dalam agama Islam, ini menandakan matinya demokrasi di tubuh partai," ujar Kader PPP Kota Depok, Nurul Falah Haz, Sabtu (19/04/2014).
Ia menambahkan, seharusnya seorang pemimpin dapat mengambil keputusan yang arif dan bijaksana. Sikap arogan yang diambil oleh pengurus pusat dikatakannya akan memecah belah persatuan di internal partai.
Segala keputusan, kata dia, juga harus diambil berdasarkan mekanisme dan AD/ART partai. Melihat situasi hari ini DPP PPP harusnya malu dengan kondisi perpecahan yang terjadi di internal partai.
"Ingat, kami di arus bawah yang berjuang untuk membesarkan partai hingga berdarah-darah, seharusnya DPP dapat melihat itu. Seharusnya DPP ambil kebijakan yang sopan dan tidak melukai kader yang berada di bawah," papar Ketua Dewan Pembina Forum Komunikasi Penyelamat Kakbah ini.
Lebih lanjut ia mengatakan, pihaknya bukan setuju atau enolak dengan DPP yang telah menyatakan sikap berkoalisi dengan Partai Gerindra. PPP boleh saja berkoalisi dengan siapapun asalkan berdasarkan mekanisme dan AD/ART partai.
"Ingat, penentuan koalisi dan lainnya ditentukan dalam Rapimnas dan berdasarkan AD/ART. Kami menilai, apa yang telah dilakukan oleh DPP kemarin bisa dikatakan tidak sah dan illegal, karena tidak melalui Rapimnas dan mekanisme sesuai AD/ART," katanya.
Sebagai kader di tingkat bawah, ia berharap agar persoalan yang saat ini tengah menimpah partai yang berazaskan Islam itu dapat diselesaikan secara arif dan bijaksana.
"Kami berharap persoalan ini dapat selesai secepatnya, jangan biarkan konflik terus berlarut. PPP saat ini dalam kondisi yang bangkit, jangan sampai semangat para kader menurun akibat konflik yang terjadi," tegasnya.
(ful)
Download dan nikmati kemudahan mendapatkan berita melalui Okezone Apps di Android Anda.