Ilustrasi. (Foto: Okezone) JAKARTA - PT Ashmore Asset Management telah memperluas basis investasinya dengan menyasar nasabah perbankan Indonesia. Ashmore melakukan penandatanganan kerjasama dengan Bank Permata untuk menawarkan Ashmore Dana Progresif Nusantara (ADPN), yang merupakan produk reksa dana.
Presiden Direktur Ashmore Asset Management Ronni Gandahusada menargetkan, dana kelolaan ADPN mencapai Rp4 triliun dalam jangka waktu satu tahun ke depan. ADPN merupakan produk reksa dana saham.
"Februari tahun lalu perdana meluncurkan reksa dana. Dana kelolaan 2 Triliun per 14 April, harusnya targetnya akhir tahun double. Kita yakin produk kami mendapat respons yang baik," kata Ronni di Kantornya, Jakarta, Selasa (15/4/2014).
Ronni menjelaskan, setelah penandatanganan kerjasama dengan Permata Bank, ADPN dapat diperoleh di cabang-cabang Permata Bank yang tersebar hampir di seluruh wilayah Indonesia.
Adapun, investasi dapat dilakukan melalui pembelian reguler dengan investasi minimal Rp10 juta dan pembelian berkala dengan investasi minimal Rp250 ribu yang di debit setiap bulannya dari rekening nasabah. "ADPN ini reksa dana yang investasi untuk saham yang berskala kecil, Ashmore menawarkan return yang baik," tambahnya.
Lanjut Ronni, dirinya menyebutkan komposisi portofolio ADPN adalah 80 persen sampai 100 persen di efek bersifat ekuitas, yang minimumnya 50 persennya merupakan efek bersifat ekuitas yang diterbitkan oleh korporasi berkapitalisasi menengah dan kecil dengan kapitalisasi sebesar atau di bawah Rp30 triliun. Sedangkan maksimal 20 persen dari portofolio ditempatkan di instrumen pasar uang.
"Kami akan terus memperkuat kanal distribusi sekaligus memperkaya ragam produk reksa dana kami menyesuaikan dengan profil risiko nasabah yang berbeda-beda, kami juga akan bekerja sama dengan perbankan dan kanal distribusi lainnya untuk memenuhi kebutuhan investasi nasabah yang terus berkembang," tutupnya. (mrt)
Download dan nikmati kemudahan mendapatkan berita melalui Okezone Apps di Android Anda.