konferensi pers BCA Indonesia Open (Foto: Rintani Mundari/OKEZONE) JAKARTA - Masyarakat Indonesia mulai berharap munculnya tunas-tunas bangsa di sektor bulutangkis, olahraga yang rajin menyumbangkan medali di setiap kejuaraan dan olahraga yang membuat lagu Indonesia Raya berkumandang. Oleh karena itu wajar apabila masyarakat Tanah Air berharap gelaran BCA Indonesian Open (BIO) 2014 akan dipenuhi dengan talenta muda Indonesia.
Selain memberi pengalaman dan menambah jam terbang, jelas gelaran bergengsi ini akan memupuk mental para pemain muda untuk masa mendatang. Terlebih pihak penyelenggara memastikan, 10 pemain top dunia akan ambil bagian di gelaran yang memperebutkan hadiah senilai 750 ribu dolar Amerika.
Namun, impian dan hambatan tersebut tampaknya tak dapat terwujud tahun ini. Pasalnya, ranking para pemain muda Indonesia belum cukup untuk turun di BIO tahun ini, seperti yang diungkapkan Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PBSI, Rexy Mainaky di hadapan para wartawan, Senin (2/6/2014)
"Tidak semua (pemain muda) akan diturunkan. Sebab ranking mereka masih berada di bawah ranking yang ditentukan. Mereka hanya diperbolehkan tampil di ajang Grand Prix, sementara ini kan turnamen kelas premier," ungkap Rexy Mainaky.
"Batas pemain yang boleh tampil di ajang BCA Indonesia Open, yaitu hingaa ranking ke-40. Sementara para pemain muda Indonesia, masih berada jauh. Bahkan ada beberapa yang masuk ke urutan 100," kata Wakil Penyelenggara, Ahmad Budiharto. (hmr)
Download dan nikmati kemudahan mendapatkan berita melalui Okezone Apps di Android Anda.