Pages

Selasa, 03 Juni 2014

Berita Politik, Hukum, Dunia - Indonesia News Today
Liputan6.com Indonesia News Today, menyajikan kabar berita terkini indonesia dan dunia internasional meliputi berita politik hingga hukum dan kriminal 
Find Unique T-shirts

Explore the most popular t-shirts on Cafepress. Discover great designs celebrating anything you can think of.
From our sponsors
Badai Pasir Raksasa Bikin Kota Teheran Mirip Adegan Film Horor
Jun 3rd 2014, 00:40, by Elin Yunita Kristanti

Liputan6.com, Teheran - Badai debu raksasa yang mengerikan menerjang ibukota Iran, Teheran pada Senin 2 Juni 2014 pukul 17.10 waktu setempat. Langit mendadak gelap, suhu anjlok dari 33 menjadi 18 derajat Celcius. Sinar Matahari tak mampu menembus pekatnya dinding pasir.

"Langit tiba-tiba gelap saat badai pasir menerjang kota dari arah barat," kicau jurnalis sekaligus kepala biro New York Times di Teheran, Thomas Erdbrink.

Kepulan debu yang dibawa angin kencang berkecepatan sekitar 130 km per jam menumbangkan pepohonan, merusak bangunan, memadamkan instalasi listrik, membuat orang-orang panik, dan memicu kecelakaan. Badai berlangsung selama sekitar 15 menit, lalu disusul hujan dan angin kencang. Teheran saat itu mirip adegan film horor apokaliptik.

Badai juga merenggut korban nyawa.  Kepala Pelayanan Darurat Teheran mengatakan, setidaknya 5 orang tewas. Salah satu korban meninggal dunia saat pohon tumbang dan menimpanya, 4 lainnya kehilangan nyawa akibat kejatuhan puing-puing. Tasnim News Agency mengabarkan, 30 warga lainnya dikabarkan luka-luka.

Seperti Liputan6.com kutip dari Iran News Update, Selasa (3/6/2014), tingkat kerusakan yang disebabkan oleh angin puyuh tersebut belum bisa dipastikan. Jumlah korban, terutama akibat kecelakaan reaksi berantai di jalan raya, diperkirakan akan meningkat.

Meski Teheran sudah biasa dengan kepulan debu -- yang biasa disebut "haboob" di Timur Tengah -- namun, badai pasir yang menerjang kota itu makin lama makin parah. Praktek pertanian dan penggembalaan yang buruk membuat pedesaan menjadi cekungan tandus yang memperkuat pembentukan badai.

"Kami tak pernah menyaksikan sesuatu seperti ini. Aku takut ini adalah pertanda sesuatu yang buruk akan datang," kata seorang pria seperti dimuat Gizmodo. (Ndy) 

(Elin Yunita Kristanti) ;

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers.

Media files:
Tehran Storm 4.jpg
You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions