POLHUKAM
Selasa, 20 Agustus 2013 00:18 wib
Bagus Santosa - Okezone
ilustrasi
JAKARTA - Ketua Badan Nasional Perlindungan dan Penempatan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) Mohammad Jumhur Hidayat mendapat dukungan dari Asosiasi Pedagang Kaki Lima Indonesia (APKLI) Sulawesi Selatan dan Organisasi Putra Jawa Keturunan Sulawesi (Pujakesula) untuk ikut sebagai peserta Konvensi Capres Partai Demokrat yang akan digelar September mendatang.
"Kami menginginkan Mohammad Jumhur Hidayat dimasukan dalam daftar nama peserta capres konvensi Partai Demokrat," ujar Ketua APKLI Sulawesi Selatan Sugeng Imam Santoso dalam rilisnya, Senin (19/8/2013).
Menurutnya, nama-nama yang dikabarkan diundang dalam konvensi itu kurang memiliki dukungan riil dari masyarakat. Selain itu, track record para peserta konvensi juga dinilai belum bisa mewakili kepentingan masyarakat kalangan bawah.
"Dari beberapa nama peserta yang digadang-gadang maju di konvensi, tidak satupun yang mempunyai basis massa yang riil. Mereka juga dianggap tidak pro rakyat," tegasnya.
Sugeng menjelaskan, dengan masuknya Jumhur tentunya akan mampu mempengaruhi perolehan suara pada pemilu 2014 nanti, di tengah isu korupsi yang menjerat politisi Partai Demokrat.
"Saat ini Demokrat butuh pendukung. Satu-satunya tokoh muda non partai yang didukung masyarakat adalah Mohammad Jumhur Hidayat. Kalau Demokrat tidak memasukkan nama Mohammad Jumhur Hidayat jelas rugi," tuturnya.
Dia juga menegaskan, dengan banyaknya dukungan untuk Jumhur, menunjukan bahwa masyarakat membutuhkan pemimpin muda yang memiliki kepedulian terhadap masyarakat kecil.
"Demokrat harus bisa menilai secara objektif sosok MJH. Banyaknya dukungan di beberapa daerah yang datang dari elemen masyarakat bawah harus menjadi pertimbangan yang matang untuk mendongkrak perolehan suara Demokrat tahun 2014 mendatang," katanya.
Dalam kesempatan yang sama, Anggota DPR RI dari Fraksi PKS Tamsil Linrung mengatakan, Jumhur punya kualitas dan rekam jejak yang tidak perlu diragukan. Alasannya, sebagai Kepala BNP2TKI, Jumhur sudah membuktikan menjadi seorang pemimpin yang baik.
Selain itu, tambah dia, sebagai pejabat negara Jumhur juga mendapatkan pujian dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) karena dinilai bersih dan kemajuan yang signifikan dalam menangani penanggulangan persoalan TKI. Sehingga dia sebagai tokoh muda patut diperhitungkan dalam konvensi nanti.
"Saya senang nama Jumhur Hidayat diusulkan untuk masuk dalam
konvensi Capres Demokrat. Dia sukses memimpin BNP2TKI. Itu modal yang sangat berharga sebagai pemimpin, apalagi mendapat dukungan dari berbagai daerah," kata Tamsil.
(cns)
Berita Selengkapnya Klik di Sini