Created on Monday, 19 August 2013 16:18 Published Date
Jakarta, GATRAnews - Direktur Jenderal Bea Cukai Agung Kuswandono mengakui, berat bagi jajarannya untuk mencapai target penerimaan Bea dan Cukai yang meningkat pada 2014. Padahal, kondisi perekonomian dunia masih lesu. Dalam Rancangan Anggaran dan Belanja Negara 2014, penerimaan cukai ditarget Rp 168 trilyun, meningkat dari Rp 153 trilyun pada APBN 2013.
"Usaha yang kami lakukan semakin berat tahun depan. Dari Rp 156 trilyun menjadi Rp 168 trilyun. Hampir semua aspek Bea Cukai kan variabelnya eksternal," ungkapnya dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (19/8).
Namun, Agung berjanji pihaknya akan berupaya keras mengejar target yang ditetapkan pemerintah tersebut.
"Kami sebenarnya kalau ditanya penerimaan Bea Cukai, kami nggak usah banyak hitung-hitungan. Cari sebanyak-banyaknya saja. Insya Allah tercapai."
Untuk meningkatkan penerimaan dari Bea dan Cukai, Direktorat Jenderal Bea Cukai Agung akan menutup titik-titik dimana sering terjadi penyelundupan dan menyempurnakan klasifikasi pabean. "Pertama, menutup potensi kebocoran yang ada. Kedua, menajamkan proses klasifikasi pabean," demikian Agung. (*/MA)
Berita Lainnya :