Created on Sunday, 11 August 2013 00:20 Published Date
Jakarta, GATRAnews - Di tengah suasana ceria yang memenuhi pengunjung di Pantai Ancol, Jakarta, para orangtua tetap menatap ke arah bibir pantai tempat anak-anak mereka asyik berenang dengan ceria menikmati suasana libur Lebaran. Ekspresi gembira terpancar jelas di wajah anak-anak itu meskipun mereka harus berenang di bawah terik matahari yang memayungi Jakarta. Banyak di antara anak-anak kecil menyerbu wahana kapal yang terletak di dekat pantai.
Di tempat yang tidak begitu jauh, terlihat ribuan pengujung berbaris tertib memebentuk antrean panjang di loket masuk Taman Impian Jaya Ancol, Jakarta Utara, menanti dengan tidak sabar untuk segera bisa masuk.
Itulah pemandangan sekilas para warga Jakarta dan juga dari luar kota Jakarta yang memanfaatkan momen libur Lebaran sebagai kesempatan untuk berekreasi bersama keluarga,sanak saudara, dan teman.
Yuyum, 42 tahun, seorang warga Tasikmalaya, merayakan Idul Fitri kedua dengan berenang di Pantai Ancol bersama anak-anak dan suaminya. "Ini anak-anak kepengen ke Pantai Ancol karena belum pernah. Selain itu, kalau ke pantai harganya lebih terjangkau daripada ke tempat permainan lain," ujarnya.
Walaupun tidak ikut merayakan Idul Fitri, seorang warga Jakarta bernama Ria, 28 tahun, juga memilih memanfaatkan libur Lebaran dengan berekreasi di kawasan Ancol. "Saya sih memang tidak merayakan Idul Fitri, tetapi sayang kalau momen Lebaran ini tidak dimanfaatkan bersama teman dan saudara," katanya, seperti dilaporkan Antara..
Pengunjung padati Ancol Seperti libur Lebaran tahun lalu, pada tahun ini kawasan wisata Ancol kembali dipadati para pengunjung yang datang dari dalam kota Jakarta maupun luar kota serta sejumlah wisatawan mancanegara.
Pihak PT Pembangunan Jaya Ancol, perusahaan pengembang kawasan wisata Taman Impian Jaya Ancol, menyatakan jumlah kunjungan ke tempat wisata tersebut pada hari pertama dan kedua lebaran mencapai sekitar 200.000 pengunjung. "Sejauh ini, kami memperkirakan total pengunjung pada hari lebaran pertama dan kedua mencapai lebih dari 200 ribu orang," kata Manajer Komunikasi Perusahaan PT Pembangunan Jaya Ancol Ari Kurniawan.
Menurut Ari, jumlah kunjungan ke Ancol yang cukup tinggi itu disebabkan rata-rata jumlah pengunjung selama libur Idul Fitri meningkat secara signifikan dibandingkan hari biasa. "Rata-rata jumlah pengunjung selama libur lebaran adalah 30.000 hingga 40.000 orang per hari. Sementara itu, pada hari biasa hanya mencapai sekitar 10 ribu hingga 15 ribu pengunjung per hari," jelasnya.
Diperkirakannya, lonjakan pengunjung Taman Impian Jaya Ancol itu akan terus berlangsung hingga H+3 Idul Fitri. "Kami memprediksi lonjakan pengunjung ini akan terjadi sampai H+3 Lebaran, dan itu hari Minggu sebab Senin kan sudah ada yang mulai kembali kerja," katanya.
Target 1,2 juta pengunjung Terkait lonjakan jumlah pengunjung tersebut, PT Pembangunan Jaya Ancol menargetkan jumlah kunjungan ke tempat-tempat wisata di Kawasan wisata Taman Impian Jaya Ancol mencapai 1,2 juta pengunjung selama masa libur Idul Fitri 2013. "Kalau libur lebaran tahun lalu jumlah pengunjung Ancol mencapai sekitar satu juta. Untuk tahun ini kami menargetkan jumlah pengunjung mencapai 1,2 juta orang," kata Ari.
Dia mengatakan, pihaknya optimistis target itu dapat tercapai dengan jumlah kunjungan yang terus meningkat selama masa libur Lebaran, yakni mulai dari 5 Agustus sampai 18 Agustus.
Untuk mencapai target jumlah pengunjung itu, pihak Taman Impian Jaya Ancol telah menyiapkan beberapa wahana permainan dan fasilitas khusus libur Lebaran 2013.
Beberapa unit rekreasi di kawasan Ancol, menurut Ari, menampilkan sejumlah pertunjukan tambahan khusus libur lebaran yang diharapkan dapat menarik minat pengunjung. "Jadi, kami menyediakan fasilitas yang memadai dan menambah beberapa wahana dan hiburan baru, seperti Ice Age di Dufan (Dunia Fantasi), `Crazy Slide` di Atlantis, dan pemutaran film 4D SpongeBob Squarepants di Ocean Dream Samudra," jelasnya.
Tidak hanya itu, kata dia, pihaknya telah menambah jumlah tiket, jalur antrean, dan petugas untuk mengantisipasi peningkatan jumlah pengunjung selama libur Lebaran.
Pihak pengelola kawasan wisata Ancol juga telah menyiapkan tiket tambahan, membuka seluruh pintu gerbang tempat-tempat rekreasi dari berbagai arah, serta menambah jalur antrean di pintu-pintu masuk. "Kami sengaja melakukan hal itu untuk bisa memudahkan akses dan mempercepat masuknya pengunjung ke tempat rekreasi. Jadi mereka tidak perlu menunggu lama," katanya.
fasilitas tambahan Untuk mengantisipasi peningkatan jumlah pengunjung yang signifikan, pihak pengelola Ancol menyiapkan fasilitas dan petugas tambahan, khususnya untuk menjagak keamanan dan kebersihan selama pekan libur Lebaran. "Kami sudah menyiapkan fasilitas kebersihan dan petugas keamanan yang disebar ke beberapa titik yang diperkirakan akan dikunjungi banyak wisatawan," kata Direktur PT Pembangunan Jaya Ancol Winarto.
Untuk pengamanan dan pengaturan lalu lintas di dalam kawasan Ancol, lanjut Winarto, pihaknya bekerjasama dengan berbagai pihak lain untuk menyiapkan sekitar 800 petugas keamanan yang terdiri dari, Satpam, Polisi, dan Satpol PP.
Dari segi kebersihan, Ancol juga menyiapkan 120 petugas kebersihan yang ditempatkan di beberapa area dengan jumlah pengunjung yang tinggi, seperti di area pantai.
Selain itu, pihak pengelola menempatkan tong sampah tambahan di sekitar area pantai serta menyebar petugas kebersihan untuk melakukan sweeping sampah secara rutin dibantu dengan 16 truk sampah.
"Kami sengaja melakukan sweeping sampah dan menyebar beberapa kantong sampah guna mengedukasi pengunjung untuk membuang sampah pada tempatnya," katanya.
Selanjutnya, dia mengatakan Ancol pun menyediakan inner transportation, yakni 10 bus "Wara-wiri" yang dapat mengantar pengunjung menuju unit-unit wisata di kawasan Ancol.
"Dengan penyediaan petugas dan fasilitas ini, kami berharap para pengunjung akan merasa nyaman selama berada di kawasan wisata Ancol," ujarnya.
Tarif tempat wisata Meskipun demikian, sejumlah pengunjung mengeluhkan tarif di beberapa tempat bermain di kawasan Ancol yang dianggap relatif mahal, salah satunya tarif masuk ke Dufan.
Salah seorang pengunjung remaja Ipang, 18 tahun, mengaku lebih memilih pergi ke pantai daripada wahana bermain karena harga tiketnya yang lebih terjangkau. "Saya sih lebih pilih ke pantai karena murah kan cuma bayar tiket pintu masuk saja. Kalau ke tempat lain, seperti Dufan, harga tiketnya lumayan mahal, apalagi untuk orang yang belum kerja," tuturnya.
Adapun tarif tiket masuk ke kawasan wisata Ancol adalah Rp 17.500 yaitu meningkat Rp 2.500 dibanding tahun lalu yang hanya sebesar Rp 15.000.
Selanjutnya, tarif-tarif ke beberapa tempat wisata di kawasan Ancol, antara lain harga tiket masuk ke Dunia Fantasi Rp 150.000 hingga Rp 250.000 per orang, Atlantis Rp 110.000, dan begitu pula dengan Ocean Dream Samudra Rp 110.000.
Untuk Dufan, pihak pengelola memberlakukan dua program tiket, dimana 150 ribu pengunjung pertama dalam satu hari dapat membeli tiket ke Dufan dengan harga Rp 150 ribu.
Sementara itu, untuk pengunjung selanjutnya harus membayar Rp 250.000 per orang, namun mereka dapat masuk ke tempat wisata lain selain Dufan, yaitu Atlantis dan Ocean Dream Samudra. "Oleh karena itu, pengunjung yang hanya mau ke Dufan saja disarankan untuk datang lebih pagi," ujar Ari.
Selain harga tarif yang relatif mahal di tempat wisata tertentu, para pengunjung tetap dapat menikmati keceriaan libur Lebaran dengan memilih tempat rekreasi dan hiburan yang sesuai dengan "kantong" dan selera.
Bagaimanapun juga, kedamaian di Hari Idul Fitri dan kebersamaan dengan keluarga dan kerabat selayaknya dapat dinikmati oleh semua insan.
Semua keceriaan dan kegembiraan selama libur Lebaran mungkin hanya dapat berlangsung selama sepekan, akan tetapi keceriaan di hari yang Fitri itu selalu datang kembali setiap tahun. (EL)
Berita Lainnya :