
Hakim mengatakan hanya Yesus Kristus yang berhak menggunakan nama Messiah
Seorang hakim di Amerika Serikat memerintahkan agar nama pertama seorang bayi diganti dari "Messaiah" menjadi Martin, dengan argumen bahwa satu-satunya yang berhak memakai nama itu adalah Yesus Kristus.
Orang tua dari bayi berusia tujuh bulan Messiah DeShawn Martin awalnya menghadap pengadilan di Tennessee karena mereka bersengketa mengenai nama belakang si bayi.
Namun ketika Hakim Lu Ann Ballew mengetahui nama depan anak mereka, ia memerintahkan nama itu juga diganti.
"Hanya satu orang yang berhak memakai nama itu yaitu Yesus Kristus"
Tetapi hakim yang memerintahkan penggantian nama itu mengatakan bahwa memiliki nama "Messiah" hanya akan mendatangkan masalah jika si pemilik nama tinggal di wilayah yang mayoritas warganya adalah pemeluk agama Kristen.
"Kata Messiah adalah gelar dan itu adalah gelar yang hanya dimiliki oleh satu orang dan orang itu adalah Yesus Kristus," kata Ballew.
Ballew mengatakan ini adalah pertama kalinya ia memerintahkan penggantian nama depan.
Ibu bayi, Jaleesa Martin, mengatakan ia akan naik banding. Ia mengatakan Messiah adalah nama yang unik.
Tahun lalu lebih dari 700 bayi dinamakan Messiah di AS.
Ajaran Kristen merujuk pada Yesus sebagai Messiah, sedangkan Yudaisme menggunakan istilah itu untuk menyebut penyelamat bangsa Yahudi.
Definisi kamus mengatakan kata itu bisa berarti seseorang yang dianggap sebagai penyelamat atau pembebas.
Messiah adalah nama bayi terpopuler nomor 4 di AS sepanjang 2012, menurut daftar tahunan nama bayi populer yang dirilis Kantor Catatan Sipil.