Pages

Sabtu, 10 Agustus 2013

BBCIndonesia.com | Berita
// via fulltextrssfeed.com 
Gunung Rokatenda meletus, tim SAR turun
Aug 10th 2013, 10:35, by BBC Indonesia

Gunung Rokatenda ketika meletus pada awal 2013 lalu.

Upaya penanggulangan darurat telah dilakukan pemerintah Propinsi Nusa Tenggara Timur dan otoritas terkait setelah Gunung Rokatenda meletus pada Sabtu (10/08) pagi.

"Sejak tadi pagi, tim SAR sudah turun ke kabupaten Sikka dan sudah berada di lokasi untuk melakukan pemantauan dan pertolongan," kata Sekda Propinsi NTT, Frans Salem, saat dihubungi wartawan BBC Indonesia, Heyder Affan, melalui telepon, Sabtu (10/08) sore.

Letusan gunung Rokatenda, yang diikuti lahar panas, mengakibatkan sedikitnya lima orang tewas.

"Saya tadi telah koordinasi dengan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) NTT bahwa ada lima orang meninggal dunia akibat lahar panas," jelas Frans Salem.

Sejumlah laporan menyebutkan, Gunung Rokatenda, yang terletak di Pulau Palue, Kecamatan Palue, Kabupaten Sikka Pulau Flores, meletus sekitar pukul 04.00 Wita.

Letusan itu, menurut BNBD NTT, menyemburkan abu vulkanik dengan ketinggian antara 1.500 - 2.000 meter dan menutup sejumlah desa yang ada di pulau tersebut.

"Saya tadi telah koordinasi dengan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) NTT bahwa ada lima orang meninggal dunia akibat lahar panas."

Beberapa saksi mata menyebut letusan itu menimbulkan bunyi dentuman dan suara gemuruh yang bisa terdengar di pos pengamatan Rokatenda.

Sebelumnya, gunung Rokatenda meletus pada Klik awal Februari 2013 lalu, yang juga menimbulkan semburan abu vulkanik.

Saat itu, abu vulkanik jatuh di daerah di sebelah barat Gunung Rokatenda yaitu di Kabupaten Nagekeo dan Kabupaten Sikka.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah NTT menyebutkan tidak ada korban dalam letusan ini, tidak ada eksodus warga, tetapi masih ada 2.000 orang dari Kecamatan Palue sekitar G. Rokatenda yang mengungsi ke Kota Maumere dan Maurole bagian utara Kab Ende.

Gunung Rokatenda meletus sejak Oktober 2012, dan warga yang tinggal tidak jauh dari gunung tersebut telah berulangkali dievakuasi ke tempat yang lebih aman.

You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions